Perkuat Dakwah dan Kemandirian, PD BKMT Kabupaten Tuban Gelar Turba Zona 3

Tuban, 1/5/26

Lenterareligi.com_ Pengurus Daerah Badan Kontak Majelis Taklim (PD BKMT) Kabupaten Tuban menggelar kegiatan Turun ke Bawah (Turba) dan Silaturrahim di Masjid Hidayatul Ummah, Desa Talun, Kecamatan Montong, pada Jumat (1/5/2026). Kegiatan strategis ini menyasar pengurus di wilayah Zona 3 yang meliputi Kecamatan Montong, Singgahan, Kerek, dan Parengan.

Mengusung tema “Transformasi Majelis Taklim: Meningkatkan Kualitas Dakwah dan Kemandirian Organisasi di Era Digital”, acara ini menjadi momentum penting untuk menyelaraskan visi dan misi organisasi di tengah pesatnya perkembangan teknologi informasi.

Sinergi Lintas Sektoral dan Kehadiran Tokoh

Acara ini dihadiri langsung oleh Ketua PD BKMT Kabupaten Tuban, Hj. Umi Kulsum, S.Ag., M.Pd.I., yang juga menjabat sebagai Kepala Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Kabupaten Tuban. Kehadiran beliau didampingi oleh Tim Pengurus PD BKMT Tuban untuk memberikan pembinaan langsung kepada para kader di tingkat akar rumput.

Turut hadir dalam pertemuan tersebut:

Kepala KUA dari tiga kecamatan (Montong, Singgahan, Kerek dan Parengan).

Penyuluh Agama Islam dari keempat wilayah kecamatan.

Perwakilan Pengurus dari MWCNU, PAC Muslimat, dan PAC Fatayat setempat.

Jajaran Pengurus Cabang (PC) BKMT dari empat kecamatan terkait.

13 Ketua Permata (Persatuan Majelis Taklim )  sekecamatan Montong  dan tokoh masyarakat.

Dalam sambutannya, Ketua PD BKMT Kabupaten Tuban, Hj. Umi Kulsum, S.Ag., M.Pd.I., menyoroti peran strategis Majelis Taklim sebagai benteng moral masyarakat. Beliau menegaskan bahwa di era digital saat ini, transformasi teknologi bukan lagi sekadar pilihan, melainkan sebuah keharusan agar syiar Islam dapat menjangkau umat lebih luas lagi.

“Transformasi Majelis Taklim berarti kita harus siap memperluas jangkauan dakwah melalui media digital. Kita ingin kualitas dakwah meningkat, namun di sisi lain, kemandirian organisasi juga harus diperkuat agar BKMT tidak hanya menjadi wadah ibadah, tapi juga penggerak ekonomi jamaah.” Hj. Umi Kulsum, S.Ag., M.Pd.I.

Selain transformasi digital dan ekonomi, Hj. Umi Kulsum juga menekankan pentingnya merajut kolaborasi yang kuat. Sinergi antara BKMT, Penyuluh Agama, serta organisasi keagamaan seperti Nahdlatul Ulama (NU), Muslimat, Fatayat, Muhammadiyah, dan Aisyiyah dinilai sangat krusial.Langkah ini menjadi kunci utama untuk:

  • Menjaga kerukunan antarumat beragama di tengah keberagaman.
  • Membentengi umat dari dampak negatif paparan arus informasi dan hoaks di media sosial.
  • Memperkuat gerakan dakwah yang lebih inklusif dan solutif bagi masyarakat.

Fokus Program Kerja PD BKMT Tuban

Setelah sesi arahan dan pembinaan, kegiatan dilanjutkan dengan paparan program kerja oleh Tim Pengurus PD BKMT Tuban. Berikut adalah tiga fokus utama yang disampaikan:

No.Program KerjaDeskripsi / Fokus Utama
1Digitalisasi DataPendataan anggota dan kegiatan berbasis aplikasi guna mempermudah koordinasi. (Pembuatan KTA BKMT Secara Menyeluruh)
2Pemberdayaan EkonomiSosialisasi kemandirian organisasi melalui pengembangan unit usaha di tingkat Permata.
3Standarisasi KurikulumMemastikan materi dakwah relevan dengan tantangan zaman dan berpegang pada moderasi beragama.

Kegiatan Turba ini diakhiri dengan diskusi interaktif antara Pengurus Daerah dan Pengurus Cabang untuk menyerap aspirasi serta kendala yang dihadapi di lapangan. Semangat kolaborasi yang terpancar sepanjang acara menandakan kesiapan BKMT Zona 3 Tuban untuk terus melangkah lebih maju dan adaptif di era digital.

pendaftaran Sertifikasi Halal

Comment