Transformasi Dakwah di Era Digital, PD BKMT Tuban Gelar Turba di Rengel, Perkuat Sinergi dan Kemandirian Umat

Tuban, 2/5/26

Lenterareligi.com_Pengurus Daerah Badan Kontak Majelis Taklim (PD BKMT) Kabupaten Tuban kembali menegaskan komitmennya dalam memperkuat pembinaan umat melalui kegiatan Turun ke Bawah (Turba) dan silaturrahim. Kegiatan yang berlangsung di Aula Gedung MWCNU Rengel, Kecamatan Rengel, Sabtu (2/5/2026), ini menjadi momentum penting dalam mendorong transformasi dakwah yang adaptif terhadap perkembangan zaman.

Mengusung tema “Transformasi Majelis Taklim: Meningkatkan Kualitas Dakwah dan Kemandirian Organisasi di Era Digital”, kegiatan ini diikuti para pengurus dan kader Zona 5 yang meliputi Kecamatan Soko, Grabagan, Rengel, Widang, dan Plumpang. Suasana kebersamaan dan semangat kolaborasi terasa kuat dengan hadirnya berbagai elemen masyarakat serta tokoh lintas sektoral.

Ketua PD BKMT Kabupaten Tuban, Hj. Umi Kulsum, S.Ag., M.Pd.I., yang juga menjabat sebagai Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Tuban, hadir langsung memberikan pembinaan. Dalam arahannya, ia menekankan pentingnya kesiapan Majelis Taklim dalam menghadapi era digital.

“Transformasi Majelis Taklim berarti kita harus siap memperluas jangkauan dakwah melalui media digital. Kita ingin kualitas dakwah meningkat, namun di sisi lain, kemandirian organisasi juga harus diperkuat agar BKMT tidak hanya menjadi wadah ibadah, tetapi juga penggerak ekonomi jamaah,” tegasnya.

Ia juga menyoroti pentingnya sinergi antarorganisasi keagamaan dalam menjaga kerukunan dan menangkal arus informasi yang tidak sehat di tengah masyarakat.

Kegiatan ini turut dihadiri oleh Plh..Kepala KUA Rengel, Kepala KUA Plumpang, Kepala KUA Widang dan Plh Kepala KUA Grabagan, para penyuluh agama Islam, Rois Syuriyah MWCNU, perwakilan PAC Muslimat dan Fatayat Rengel, Ketua Persatuan Majelis Taklim (Permata), tokoh masyarakat, serta jajaran Pengurus Cabang BKMT dari wilayah terkait.

Usai sesi pembinaan, Tim Pengurus PD BKMT Tuban memaparkan arah program kerja yang difokuskan pada tiga pilar utama. Pertama, digitalisasi data melalui pendataan anggota dan kegiatan berbasis aplikasi guna meningkatkan efektivitas koordinasi. Kedua, pemberdayaan ekonomi melalui pengembangan unit usaha di tingkat Permata sebagai upaya mendorong kemandirian organisasi. Ketiga, standarisasi kurikulum dakwah agar materi yang disampaikan tetap relevan dengan tantangan zaman tanpa meninggalkan prinsip moderasi beragama.

Kegiatan Turba ditutup dengan evaluasi Kelima PC BKMT Zona 5 dan  diskusi interaktif antara pengurus daerah dan pengurus cabang. Forum ini dimanfaatkan untuk menyerap aspirasi sekaligus mencari solusi atas berbagai tantangan di lapangan.

Dengan semangat kebersamaan yang terbangun, PD BKMT Kabupaten Tuban optimistis Majelis Taklim di Zona 5 mampu menjadi garda terdepan dalam dakwah yang adaptif, inklusif, dan berdaya saing di era digital.

pendaftaran Sertifikasi Halal

Comment