Selamat dan Sukses MTQ XXXI 2025

Membaca adalah jalan membuka pintu langit,
menyelami ayat demi ayat hingga jiwa bergetar dalam hening.

Menulis adalah cara hati meneteskan cahaya,
membingkai indah firman Tuhan dengan tangan manusia yang rapuh.

Namun, membaca dan menulis kaligrafi kitab suci bukanlah demi gelar,
bukan untuk dipuji atau ditinggikan di hadapan sesama.
Sebab sejatinya, setiap insan yang berani menyelami Kalam Ilahi
telah menjadi juara di hadapan Tuhannya.

Imajinasi yang lahir dari kedalaman ayat adalah ibadah,
persembahan dari hati yang merindukan ketenangan,
dari jiwa yang mendamba keteduhan.
Sedang gelar juara hanyalah takdir,
hadiah kecil di perjalanan panjang menuju ridha-Nya.

Maka, semoga kafilah Banyuwangi,
yang datang dari ujung timur Pulau Jawa,
dapat menorehkan cahaya terbaik—
untuk Jawa Timur, untuk Indonesia,
dan terutama, untuk langit yang selalu mendengar doa-doa kita.

pendaftaran Sertifikasi Halal

Comment