Tradisi Bersalam-Salaman Idul Fitri Anjuran Agama Islam

Tuban, 3/4/25

Merayakan Lebaran dengan Bersalam-Salaman merupakan Budaya yang Dianjurkan Agama Islam

Hari Raya Idul Fitri merupakan salah satu hari raya yang paling dinantikan oleh umat Islam di seluruh dunia. Pada hari ini, umat Islam merayakan kemenangan atas selesai menjalankan ibadah puasa selama sebulan penuh. Salah satu tradisi yang biasa dilakukan pada hari raya ini adalah bersalam-salaman.

Bersalam-salaman pada hari raya Idul Fitri merupakan budaya yang dianjurkan agama Islam. Dalam Islam, bersalam-salaman merupakan cara untuk mempereratkan hubungan antar sesama dan memohon pengampunan dosa.

Rasulullah SAW bersabda,

قَالَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ مَا مِنْ مُسْلِمَيْنِ يَلْتَقِيَانِ فَيَتَصَافَحَانِ إِلَّا غُفِرَ لَهُمَا قَبْلَ أَنْ يَفْتَرِقَا

 “Tidaklah dua orang Muslim yang bertemu, lalu mereka berjabat tangan, melainkan Allah akan mengampuni dosa-dosa mereka sebelum mereka berpisah.” (HR. Abu Dawud)

Dengan demikian, bersalam-salaman pada hari raya Idul Fitri bukan hanya sekedar tradisi, melainkan juga merupakan cara untuk mempereratkan hubungan antar sesama dan memohon pengampunan dosa.

Oleh karena itu, marilah kita menjadikan bersalam-salaman pada hari raya Idul Fitri sebagai kesempatan untuk mempereratkan hubungan antar sesama dan memohon pengampunan dosa. Dengan demikian, kita dapat merayakan hari raya Idul Fitri dengan lebih bermakna dan penuh dengan nilai-nilai Agama. Uji

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *